Kamis, 04 Oktober 2007

Menhan : PROFESIONALISME SDM KUNCI PERMASALAHAN BANGSA

Menhan RI H. Matori Abdul Djalil saat meninjau Perpustakaan

"Kenyataan tersebut hendaknya tidak diterima sebagai suatu hal yang membuat kita rendah diri apalagi pesimistis, namun demikian yang terpenting bagi kita adalah bagaimana meng-upgrade dan mempersiapkan diri sebaik-baiknya sehingga segala kekurangan yang kita miliki bisa segera diatasi. Pada gilirannya upaya pemerintah untuk menuntaskan krisis dimaksud dapat segera membuahkan hasil yang optimal", ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Menteri Pertahanan juga meresmikan penggunaan Gedung Perpustakaan Giri Pustaka di kompleks UPN "Veteran" Jawa Timur yang dilanjutkan dengan peninjauan. Gedung perpustakaan tersebut selain sebagai sarana perpustakaan juga sebagai pusat komputer dan pusat bahasa. Menhan berharap dengan adanya perpustakaan ini budaya membaca di kalangan mahasiswa akan semakin kuat.


Menhan RI H. Matori Abdul Djalil saat meresmikan Gedung Perpustakaan UPN "Veteran" Jawa Timur

Acara wisuda sarjana yang bertepatan dengan Dies Natalis ke-XLIV diawali dengan laporan Rektor UPN "Veteran" Jawa Timur Drs. H. Warsito,SH, MM, dan pemberian penghargaan kepada wisudawan terbaik serta orasi ilmiah oleh Dr. Ir. H. Zainal Abidin, MS dengan judul "Proteksionisme dalam Era Global". Wisuda sarjana diikuti 734 peserta terdiri dari 705 wisudawan S-1 dan 29 wisudawan untuk program pasca sarjana. UPN "Veteran" Jawa Timur sampai saat ini telah meluluskan 16.585 sarjana.

Menhan mengatakan,bila saat ini kita masih disegani oleh negara lain terutama ASEAN, sebenarnya bukan semata-mata karena kekuatan dan kemampuanyang kita miliki. Yang disegani oleh tetangga kita adalah karena relatif besarnya jumlah penduduk, dan akan lebih mengkhawatirkan lagi manakala jumlah yang besar itu berbuat ulah sebagai kelompok-kelompok yang tidak dikontrol, dimanapun mereka berada.c



Menhan RI H. Matori Abdul Djalil memberikan penghargaan kepada salah satu wisudawan terbaik

Bangsa Indonesia masih dihadapkan pada upaya untuk mengatasi krisis multi dimensi,serta situasi yang cukup memprihatinkan dan sering disebut sebagai 3 L yaitu lack of profesionalism, lack of capital, dan lack of technology. Dari ketiganya itu, profesionalisme sumber daya manusia merupakan kunci, dan menduduki posisi terpenting dalam mengatasi permasalahan bangsa yang berkembang tersebut.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pertahanan RI H. Matori Abdul Djalil, Sabtu (5/7) pada Upacara wisuda sarjana ke-XLIII dan pascasarjana ke-V periode II TA. 2003/2004 di Gedung Giri Loka Universitas Pembangunan Nasional (UPN)"Veteran" Jawa Timur, Jl. Rungut Madya, Surabaya Jawa Timur. Menhan didampingi Dirjen Potensi Pertahanan Dephan Bambang Murgiyanto, M.Sc, dan Kepala Biro Tata Usaha Setjen Dephan Brigjen TNI Prasetyo. Turut hadir Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Soehartono, segenap civitas akademika UPN "Veteran" Jawa Timur dan orang tua wisudawan.


warta.dephan.go.id
Warta Departemen Pertahanan Vol. 15 No. 2, Juli - Agustus 2003

Readme More....


Tidak ada komentar: